#2. Apa Masalah Utama Startups? Berrykitchen vs Petani Sayur

Berry Ktichen Screen-Shot-2015-07-13

Apakah masalah utama yang dihadapi startups?

Seorang teman penggerak pertanian di daerah pedalaman pernah bersharing. Sharingnya tentang kesulitan para petani sayuran di pedalaman. Tanah pertanian: subur. Iklimnya sangat bagus untuk aneka jenis tanaman. Air pun berlimpah.

Pendek kata, tak ada kesulitan berarti bagi para petani untuk menanam dan menghasilkan beragam jenis sayuran.

Persoalan yang sebenarnya di hadapi petani sayuran adalah transportasi dan pemasaran. Jalan yang menhubungkan desa dengan kota terdekat sangat buruk. Apa lagi di musim hujan. Berlumpur di kala hujan.  Dibutuhkan waktu satu hari untuk sampai ke pasar terdekat.

Anda mungkin berpikir  itu masalah klasik petani di pedalaman. Anda benar.

Masalah utama yang dihadapi startups esensinya sama dengan masalah para petani sayur tadi. Petani bermasalah dengan saluran distribusi (jalan yang rusak) dan pasar. Beda antar keduanya tentu ada. Petani bermasalah dengan satu-satunya saluran distribusi yang rusak, dan satu satunya pasar terdekat yang dapat terjangkau.

Sementara itu, masalah utama startups adalah beragam produk yang dimiliki para startups; dan untuk bermacam produk yang dimiliki itu tersedia begitu beragam saluran distribusi dan beragam pasar. Bahkan terbuka kemungkinan para pemilik startups menciptakan channel distribusi baru dan sekaligus menciptakan pasar yang baru. Umumnya startups mengalami kesulitian untuk membangun channel distribusinya dan mengetahui persis apa yang dibutuhkan oleh pelanggan mereka. Bahkan mereka tidak tahu, siapa pelanggan nyata (tak hanya potensial) dan dengan cara bagaimana menemukan/i mereka.

Berrykitchen.com adalah contoh startups Indonesia yang berhasil membuat terobosan atas dua masalah yang saya sebut di atas. Tidak ada produk yang sungguh-sungguh baru yang dimiliki startups ini. Berrykitchen adalah perusahaan catering online di Indonesia yang baru saja meraih pendanaan Seri A senilai US$ 1,25 juta (Rp 16,6 miliar) dari Sovereign’s Capital, dengan partisipasi dari East Ventures (Tempointeraktif 14/7) .

Startups ini mengkombinasikan layanan cepat antar. Mereka bekerjasama dengan pedagang makanan yang ikut menjual di web mereka lalu memberikan jasa catering / lunch box dengan dua competitive advantages yaitu 1) delivery  tanpa  harga minimum sekaligus 2) pesonalisasi. Artinya, dengan merangkul aneka pedagang makanan pelanggan memiliki ragam pilihan yang jauh lebih banyak dengan kombinasi sesuai selera. Jauh lebih banyak pilihan daripada yang disediakan oleh layanan delivery pesaingnya seperti MCDonald, PizzaHut atau Hoka-hoka Bento. Mereka punya lebih dari 2500 menu saat artikel ini ditulis!

Berrykitchen didirikan 2012, dan sekarang rata-rata mampu mengirim 1300box per hari. Dengan suntikan dana yang didapat berrykitchen akan melakukan ekspansi yang lebih agresif, mulai dari perekrutan sampai perluasan jangkauan layanan mereka.

Ide brilliant startup ini pasti tak datang dari langit. Di balik kesuksesan awal yang mereka raih ada kerjakeras dan percobaan berkali-kali sampai mereka menemukan pelanggan mereka dan memahami kebutuhan mereka. Usaha paling sulit membuat sebuah startups berhasil disebut customer development. Sebuah situasi penuh ketidakpastian, perubahan /penyesuaian produk yang mungkin setiap hari harus dilakukan, bekerja tujuh hari seminggu dalam jam-jam yang tidak nyaman.

Kalau Anda (hendak) memiliki startups dan sependapat dengan saya bahwa masalah utama Anda ada pada saluran distribusi dan pemasaran,  artikel-artikel saya mendatang akan memberi jawaban atas permasalahan Anda. Not just about marketing, it is all about customer development. Semoga.

Maspieto CTP

2 thoughts on “#2. Apa Masalah Utama Startups? Berrykitchen vs Petani Sayur

  1. […] Dalam artikel ke-2 kemarin saya menulis tentang masalah utama dari startups yaitu customer developme…. Dalam artikel ke tiga ini, saya  menggaris bawahi hal berikut. Ssaat Anda berpikir tentang customer/pelanggan/pasar jadikanlah para milenials dan bonus demografi sebagai salah satu pertimbangan penting. Mereka dan situasi demografis yang sebentar lagi terjadi, akan sangat menentukan situasi ekonomi. Dan karenanya berkaitan dengan customer, pelanggan dan pasar Anda. […]

    Like

  2. Saya juga merasakan bagaimana beratnya perjuangan untuk sukses di startup. Meskipun target yang saya jangkau hanya sebatas dalam kota saja. Tapi berat memang. Apalagi dengan produk baru, perlu adanya edukasi yang tepat terhadap para calon konsumen.

    Dari blog MasPieto, saya sedikit banyak belajar menanggulangi setiap permasalahan yang saya alami. Yang jadi pertanyaan, bagaimana mendapatkan bantuan dana senilai milyaran dari investor? Itu hanya dari 1 investor atau banyak? Bagaimana teknik pendekatannya?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s